Selasa, 10 Mei 2011

Ini Dia Daftar Selebritis Inggris Yang Menjadi Korban Twitter



DALAM dua hari ini berita utama di surat kabar Inggris menampilkan sosok sosialita Inggris Jemima Khan. Mantan istri Imran Khan ini melalui Twitter dikabarkan telah berselingkuh dengan Jeremy Clarkson, presenter acara televisi Top Gear.

Gara-gara sebuah ocehan berikut dengan foto mesra kedua public figure itu, hanya dalam sehari yakni Senin (9/5) lalu, sebanyak 26 ribu menjadi follower Jemima Khan, hanya untuk mengikuti perkembangan gosip tersebut.

Di sisi lain, salah seorang follower menyatakan Jemima telah mengeluarkan perintah khusus untuk melarang foto-fotonya bersama Jeremy Clarkson disebarkan. Jemima membantah semua tuduhan tersebut, termasuk hubungannya dengan Clarkson.

''Semalam saya makan malam dengan Clarkson dan istrinya. OMG, desas-desus saya memiliki perintah super untuk mencegah publikasi foto intim antara saya dengan Jeremy Clarkson adalah tidak benar!'' tulis Jemima di @jemima_khan.

Dia berbalik membenci Twitter dan jejaring sosial lainnya seperti Facebook, karena telah terjadi pemalsuan informasi yang dilakukan dengan sengaja oleh orang lain. Tidak hanya Jemima dan Jeremy saja yang menjadi korban Twitter. Beberapa pesohor di Inggris termasuk pesepakbola Wayne Rooney, serta bintang sepak bola Liga Utama Inggris yang berselingkuh dengan mantan kontestan Big Brother Imogen Thomas telah menjadi korban situs jejaring sosial.

Di Inggris belum ada hukum yang mengatur tentang hak privasi seseorang di jejaring sosial. Kasus semacam itu menurut para pengamat bahwa hukum yang berjalan tidak praktis, bahkan telah dikalahkan jejaring sosial.

Twitter, Facebook, Wikipedia merupakan media jejaring sosial yang tidak memiliki sensor. Bahkan belum ada aturan hukum bagaimana menjaga privasi seseorang. Gara-gara Twitter, ada kasus perceraian, pemutusan hubungan kerja, hingga berdampak psikologis bagi anak-anak korban.

Di Inggris, para pesohor yang sudah masuk perangkap jejaring sosial, akan menjadi target untuk dijadikan bulan-bulanan masyarakat, apabila tersandung skandal memalukan. Bahkan banyak orang rela menjadi follower atau teman, bukan lantaran mereka penggemar sang tokoh. Sebaliknya para follower hanya ingin mengikuti perkembangan gosip, sekaligus menjadi komentator atas peristiwa yang dialami tokoh tersebut.
sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Post