Tampilkan postingan dengan label wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Agustus 2011

Jalan-jalan ke Museum Mumi Modern di Meksiko

Di Meksiko terdapat sebuah museum yang unik. Keunikan museum ini terletak pada objeknya, yaitu hanya memamerkan mumi kepada para pengunjungnya.

Mumi-mumi dipercaya memiliki daya tarik tersendiri terhadap para pengunjung sehingga banyak orang yang kerapkali datang lagi ke museum tersebut.

Hal yang paling menarik dari mumi-mumi modern ini adalah ekspresi atau mimik wajah yang ditampilkan oleh mumi-mumi tersebut, selain itu, kondisi mumi-mumi ini juga terlihat masih sangat bagus.

Puluhan Mumi yang terbentuk alami akibat dari wabah penyakit kolera di kota Guanajuato tahun 1883 tersebut kemudian dipamerkan di Monterrey, Meksiko.

Para peneliti menyimpulkan bahwa proses mumifikasi yang terjadi adalah karena faktor alami, yaitu faktor kelembaban dan iklim Meksiko yang sangat cocok bagi pembentukan mumi-mumi modern ini. (Reuters/Tomas Bravo.)














Sumber :
spektrumdunia.blogspot.com
Read More >>

Sabtu, 02 Juli 2011

Berkunjung ke Rumah Pohon Terbesar di Dunia Milik Horace Burgess

Seorang penduduk di Crossville, TN (US) bernama Horace Burgess memiliki rumah pohon terbesar di dunia. tingginya mencapai 97 meter menjulang ke langit, yang ditunjang dengan pohon oak putih, dengan tinggi 80-kaki dan diameter 12 kaki.


Enam pohon lain tumbuh seperti menjadi menara benteng. Rumah megah ini memiliki 80 kamar dan 20 beranda, menghadap celah dan tangga. Dibangun dari kayu bekas, bangunan ini berdiri di daerah pedesaan, namun telah menarik perhatian banyak orang dari seluruh negeri.

Dia menceritakan kisahnya, pada tahun 1993, Horace Burgess sedang berdoa ketika Tuhan mengatakan kepadanya, "Jika kamu membangun sebuah rumah pohon, aku akan melihat bahwa kamu tidak pernah kehabisan bahan."

Dirinya menjadi seorang tukang kayu dadakan yang belajar otodidak dan juga arsitek untuk landskap. Walaupun ia telah menghabiskan segala waktu dan biaya untuk membangun rumah impiannya tersebut, namun dirinya tidak pernah merasa bahwa pekerjaannya telah sempurna.

Selama empat belas tahun, Burgess telah menambah rumah pohonnya dengan menggunakan potongan kayu daur ulang dari garasi, dan gudang.

Rumah pohon ini memiliki 10 lantai, rata-rata sembilan sampai 11 meter tingginya dan luas antara 8.000 sampai 10.000 kaki persegi. Dan di atasnya ada sebuah menara lonceng seberat 5.700 pounds dilengkapi dengan 10 botol oksigen asetilena isi ulang sebagai lonceng.

Sekitar 400 sampai 500 orang berkunjung selama seminggu, kebanyakan dari mereka dari luar negara dan kebanyakan dari mereka mendengar rumah istimewa ini dari mulut ke mulut.

Rumah pohon Horace Burgess akan segera masuk ke dalam buku Guinness book of records, tapi sebelum itu Burgess harus menyediakan pengukuran dari setiap inci rumah pohonnya, sebuah tugas yang berat namun ia yakin akan bisa menyelesaikannya dengan bantuan dari teman-temannya yang secara sukarela meluangkan waktunya.

Burgess juga telah bersumpah untuk akan terus memperbaiki setiap struktur yang rapuh karena dia tidak ingin kehilangan predikat sebagai pemilik rumah pohon terbesar di dunia.
















Sumber :
danish56.blogspot.com
Read More >>

Selasa, 21 Juni 2011

Eksotis, Mengunjungi Keindahan 'Pintu Langit' Maha Karya Alam

Banyak dari kita yang belum mengenal Kota Zhanjiajie, Provinsi Hunan, Cina. Ternyata di kota ini menyimpan suatu panorama alam yang sangat menakjubkan yang bernama 'Heaven Door' atau bisa disebut sebagai 'Pintu Langit'.

http://triptourism.com/images//2011/04/Heavens-Door-Tours-In-Mountains-Tianmen-a.jpg

Objek wisata ini merupakan sebuah lubang raksasa di atas puncak pegunungan Tianmen. Kawasan yang dibuka pada tahun 2001 ini, kini mulai dibuka untuk wisatawan asing, khususnya untuk Asia termasuk di dalamnya Indonesia.

Untuk menuju lokasi tersebut dapat menggunakan kereta gantung dengan rel menanjak sejauh 7,3 kilometer yang ditempuh sekitar setengah jam perjalanan.

Pintu Langit yang berupa sebuah lubang lonjong mengarah ke atas, dengan ukuran tinggi 131,5 meter, lebar 57 meter dan kedalaman mencapai 60 meter. Mulut pintu ini menembus puncak gunung, sehingga nampak seperti lubang raksasa yang indah.

http://triptourism.com/images//2011/04/Heavens-Door-Tours-In-Mountains-Tianmen-b-608x748.jpg

Di perjalanan para wisatawan akan melewati deretan pegunungan yang bersalju pada musim dingin namun sebelumnya, akan melewati perkampungan penduduk dengan hamparan sawah dan kebun yang begitu luas.

http://triptourism.com/images//2011/04/Heavens-Door-Tours-In-Mountains-Tianmen-e-608x429.jpg


http://triptourism.com/images//2011/04/Heavens-Door-Tours-In-Mountains-Tianmen-f-608x429.jpg


http://triptourism.com/images//2011/04/Heavens-Door-Tours-In-Mountains-Tianmen-g-608x748.jpg


http://triptourism.com/images//2011/04/Heavens-Door-Tours-In-Mountains-Tianmen-h-608x748.jpg


http://triptourism.com/images//2011/04/Heavens-Door-Tours-In-Mountains-Tianmen-i-608x429.jpg

Lubang Pintu Langit itu juga bisa dicapai dengan berjalan kaki menapaki puluhan ribu anak tangga di lereng-lereng pegunungan yang cadas. Selain itu, saat ini juga sudah selesai dibangun ruas jalan raya baru yang langsung mendekati puncak. Karena melintasi pegunungan, jalan baru itu penuh dengan kondisi belokan tajam di sisi jurang terjal.

http://triptourism.com/images//2011/04/Heavens-Door-Tours-In-Mountains-Tianmen-c-608x748.jpg

Karena itu khususnya pada musim dingin jalan tersebut terlarang untuk dilewati mobil menuju Pintu Langit, karena kondisi ruas jalan yang sudah pasti tertutupi salju sehingga menjadi sangat licin yang dapat berakibat kecelakaan sangat fatal.

Pada saat musim dingin lebih dianjurkan, para wisatawan menuju lokasi itu dengan menggunakan kereta gantung yang sekali jalan bisa memuat hingga 20 orang per unit kereta. Kereta gantung itu akan melalui rute melewati pemandangan yang indah dan mempesona sepanjang perjalanan yang bergelantungan di tali rel sepanjang 7,3 kilometer.

http://triptourism.com/images//2011/04/Heavens-Door-Tours-In-Mountains-Tianmen-d-608x429.jpg

Kunjungan wisatawan asing terbesar ke objek wisata itu adalah dari Korea, sedangkan total wisatawan mancanegara mencapai 800 ribu orang per tahun.

Pemerintah Provinsi Hunan sebagai pengelola tempat tersebut terus mempromosikan objek wisata baru itu ke seluruh dunia, termasuk ke Indonesia dengan mengundang langsung para pimpinan biro perjalanan wisata untuk datang mengunjungi kawasan tersebut.

Sumber :
yafi20.blogspot.com / triptourism.com
Read More >>

Rabu, 15 Juni 2011

Mengunjungi Peninggalan Arsitektur Kaum Tsamud yang Menakjubkan

Gunung-gunung batu tersebut dibentuk kaum Tsamud menjadi istana, rumah, dan kuburan para petinggi kaum. Pahatan ukiran dan ornamennya sangat halus, indah dan menakjubkan.

Wilayah kekuasaan kaum Tsamud membentang hingga ke wilayah Petra (Yordania). Bedanya, Petra sudah dijadikan komoditi parawisata inti Yordania selain Laut Mati.

Sedangkan Mada’en Shaleh masih menjadi perdebatan antara kepentingan dinas pariwisata Saudi yang mulai mengangkat Mada’en Shaleh sebagai komoditi pariwisata, dengan para ulama yang berpendapat bahwa tempat tersebut adalah situs peninggalan “kaum terlaknat,” sehingga umat Islam diharamkan untuk menziarahinya.








Dikisahkan dalam Al-Qur’an, pada zamannya, kaum Tsamud memiliki keahlian arsitektur luar biasa. Nabi Shaleh, nabi kelima dari 25 nabi dan rasul yang tertulis, diutus Allah SWT, mengajak mereka untuk bertauhid.

Namun, kaum Tsamud tidak menerima Nabi Shaleh begitu saja. Mereka minta ditunjukkan satu mukjizat sebagai bukti bahwa Shaleh adalah utusan Allah. Tak Cuma itu. Di luar batas kewajaran manusia, mereka minta seekor unta betina keluar dari celah bebatuan.

Nabi Shaleh pun berdoa meminta kepada Yang Maha Kuasa. Doanya dikabulkan, dan keluarlah seekor unta betina dari celah bebatuan. Ia lalu berpesan kepada umatnya, jangan sampai menyakiti unta tersebut, apalagi membunuhnya. Azab Allah akan menyapu bersih, kalau sampai unta tersebut dibunuh. Kaum Tsamud akhirnya sepakat menjadi umat Nabi Shaleh.


Seiring perjalanan waktu, salah seorang umatnya kemudian mengingkari dan nekat membunuh unta tersebut. Menurut riwayat, konon sang pembunuh adalah utusan bersama para petinggi kaum yang diiming-imingi hadiah seorang wanita cantik.

Nabi Shaleh marah luar biasa. Ia tahu, azab Allah tidak lama lagi akan datang dan membumi hanguskan kaumnya. Karena, “mukjizat unta” hanyalah simbol kepatuhan kaum Tsamud kepada Allah.

Setelah kejadian tersebut, kaum Tsamud masih menantang Nabi Shaleh, karena ternyata azab tidak kunjung datang melanda mereka. Maka, tidak lama berselang, murka Allah pun datang. Angin puting beliung dengan suhu udara yang sangat dingin menyelimuti hari-hari kaum Tsamud, diiringi gempa dahsyat.

Akhirnya, kaum Tsamud tenggelam ditelan bumi. Yang tertinggal hanya beberapa rumah dan istana gunung batu sebagai hasil karya besar mereka.


Kini, situs ribuan tahun itu masih bisa dinikmati peziarah yang datang untuk se­kadar berwisata atau para arkeolog de­ngan tujuan penelitian. Departemen Pariwisata Saudi gencar memromosikan Mada’en Shaleh sebagai objek wisata se­jarah selain Dir’iyah, situs kota tua Raja Abdul Aziz, pendiri kerajaan Saudi Arabia.

Sumber :
huzaifahmuntalip.blogspot.com
/ waln.wordpress.com
Read More >>

Jumat, 10 Juni 2011

Naqsh-i-Rustam, Tebing yang Disulap Menjadi Istana Oleh Kaisar Persia

Di sebelah utara dari kota kuno Persepolis di Iran terdapat sebuah tebing yang indah bernama Naqsh-i-Rustam. Pembangunan tebing sangat menakjubkan, sungguh mengherankan di jaman yang begitu kuno peradabannya, manusia sudah bisa membuat arsitektur bangunan seindah itu.


Istana tebing ini memiliki pintu besar untuk masuk di dinding tebing. Total ada 4 pintu masuk raksasa yang juga dikenal sebagai Persilangan Persia.

Ukiran-ukiran di dinding ini dibuat dengan sedemikian detil dan sempurna. Di dalam pintu masuk Anda akan menemukan sebuah "camber" kecil di mana raja akan berada di sarkofagus, tapi sekarang sudah kosong.

Tebing-tebing ini juga dikenal sebagai milik Kekaisaran Persia zaman penguasa mulai dari Xerxes, Darius dan Cyrus.


















Di luar juga memiliki relief ukiran berbentuk orang dan kuda, dan prasasti tertua Iran yang pernah tercatat juga dapat ditemukan di sana.

Ini daya tarik wisata dan cara yang baik untuk mengenal sejarah dan budaya Persia tua. Sesuatu yang dapat mengingatkan kita pada Kekaisaran Persia ini adalah Kota Gua yang indah di Georgia yang sebenarnya adalah sebuah biara.














Sumber :
ubaesorso.blogspot.com
Read More >>

Selasa, 31 Mei 2011

Hanabi Takai, Pesta Kembang Api Termegah di Jepang

Kembang api memang identik dengan hari-hari perayaan. Misalnya perayaan tahun baru, perayaan musim panas, dan perayaan lainnya. Dalam merayakan suatu hal, tak lengkap rasanya jika tidak disertai dengan kembang api.

Itulah yang dilakukan negara Jepang untuk merayakan pesta disertai dengan kembang api yang megah, dan Hanabi Takailah yang menjadi solusinya.


Pada saat-saat musim panas, warga Jepang sibuk mempersiapkan perayaan pesta kembang api Hanabi Takai. Beribu-ribu hingga puluhan ribu kembang api dipersiapkan guna merayakan pesta musim panas.

Pada saat merayakan Hanabi Takai, warga Jepang khususnya kaum perempuan berbondong-bondong memakai pakaian tradisional Jepang, yakni Yukata atau Kimono musim panas.

Selain memakai pakaian-pakaian tradisional, warga Jepang pun berbondong-bondong memakai pakaian yang semenarik mungkin utntuk menikmati pesta Hanabi dan tentunya menarik perhatian para turis yang datang.

Pesta Hanabi Takai ini juga mempunyai ciri khas, yaitu pada saat menyalakan puluhan ribu kembang api, maka yang akan terlihat adalah motif lautan bunga yang berwarna-warni dan motif-motif lainnya yang rasanya sayang untuk dilewatkan.

Pesta Hanabi Takai ini memakan waktu sekitar 60-90 menit. Waktu tersebut cukup untuk memanjakan mata dengan motif berwarna-warni dan beraneka ragam serta bunyi-bunyi letusan kembang api di udara yang menambah suasana ramai di pesta Hanabi.


Sejarah Hanabi

Pada zaman dahulu, pesta Hanabi hanya diperuntukan dan bisa dinikmati oleh orang-orang tertentu dan kalangan atas. Biasanya kembang api dinyalakan sebagai tanda penutup setelah mengadakan jamuan megah nan mewah.

Namun, sekitar abad ke-18 tepatnya di Zaman Edo, pesta Hanabi baru bisa dinikmati semua rakyat di Jepang tanpa kecuali. Itu semua berkat seniman kembang api, yaitu Kagiya bersama asistennya yang bernama Tamaya.

Kedua seniman kembang api itu sangat gigih dalam meniti karir di bidang kembang api. Berbagai macam inovasi-inovasi baru berhasil mereka ciptakan dan kembangkan.

Semula usaha kembang api hanya dirintis oleh Kagiya pada tahun 1659. Namun setelah usahanya berkembang, Kagiya memperkerjakan Tamaya sebagai asistennya.

Diantara Kagiya dan Tamaya, mereka saling beradu inovasi-inovasi baru dalam menciptakan motif-motif kembang api. Dan alhasil, inovasi Tamaya mampu mengalahkan inovasi dari seniornya yaitu Kagiya.

Tak puas dengan inovasi lama, Kagiya mencoba kembali menciptakan kreasi yang baru lagi. Namun, pada saat Kagiya dan Tamaya menunjukan kreasi barunya itu di desa mereka, nasib berkata lain.

Kreasi mereka gagal dan menyebabkan rumah-rumah yang ada di desa hangus terbakar oleh kembang api ciptaan Kagiya dan Tamaya, dan mereka pun lalu diusir dari desanya karena telah dianggap sebagai penghancur desa. Segala karir yang telah dirintis oleh Kagiya dan Tamaya mengalami kebangkrutan.

Tapi, berkat usaha Kagiya dan Tamaya itulah kini warga Jepang dapat menyaksikan pesta Hanabi yang megah dengan motif-motif yang memukau.


Hanabi Termegah

Pesta Hanabi memang banyak menyimpan berbagai kemegahan dalam menyuguhkan hiburan dalam bentuk kembang api, dan biasanya pesta Hanabi diadakan di tempat-tempat terbuka. Namun ada beberapa perayaan Hanabi yang diadakan di tempat-tempat tertutup. Dan berikut pesta Hanabi termegah :

1. Jingu Hanabi
Jingu Hanabi dirayakan di sebuah stadion basball yang bernama stadion Jingu. Dinamakan Jingu Hanabi karena pesta Hanabi ini dirayakan di stadion Jingu yang lokasinya berada di tengah-tengah kota Tokyo.

2. Koshien Hanabi
Sama seperti Jingu Hanabi, Koshien Hanabi diadakan di Stadion koshein. Koshein Hanabi merupakan perayaan pesta Hanabi termegah yang ada di kota Osaka. Stadion ini mampu menampung 100.000 penonton yang datang untuk menyaksikan pesta Hanabi.

3. Edogawa Hanabi Takai
Pesta Hanabi di tempat ini sangatlah sulit untuk mendapatkan kursi guna menyaksikan langsung pesta kembang api secara meriah. Sebelum datang perayaan Edogawa Hanabi Takai, warga Jepang cepat-cepat memesan kursi yang akan didudukinya di pesta Hanabi nanti.

Saat memesan kursi di Stadion, warga Jepang hanya menjaga kursinya dengan ditandai dengan alas atau papan nama. Mereka tak merasa khawatir karena kerukunan antar warga Jepang sangatah erat sehingga mereka yang telah memesan kursi tak merasa khawatir.

Saat perayaan Hanabi tiba, penonton yang telah memadati stadion bersorak-sorai kegirangan saat kembang api meledak di udara dengan kemegahannya.

Tak hanya di dalam stadion, di luar stadion pun tak kalah histerisnya saat melihat kembang api yang meledak. Mereka yang berada di luar stadion merupakan warga Jepang yang menyaksikan pesta Hanabi secara gratis karena tak berada di dalam stadion.

4. Okazaki Fireworks Festival
Pesta Hanabi ini dilakukan setiap tahun di bulan Agustus, Sabtu pertama. Pesta ini diadakan di pinggiran sungai dengan perahu-perahu yang cukup banyak disertai dengan lentera yang semakin menambah ramai pesta Hanabi. Pesta kembang api akan dimulai ketika matahari mulai terbenam.


Dan ini beberapa foto kemegahan pesta kembang api Hanabi :















































Sumber :
inpoasli.blogspot.com
Read More >>