Tampilkan postingan dengan label prasejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label prasejarah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 April 2011

Taukahkamu; Kenapa Ukuran Rata-rata Tubuh Dinosaurus Sangat Besar



Argentinosaurus adalah dinosaurus berukuran terbesar, dibandingkan dengan dinosaurus lainnya. Mahluk yang panjangnya mencapai 43 meter dan berbobot 90 ton itu masuk ke dalam kelompok mahluk raksasa yang dikenal dengan istilah sauropod.

Selama ini, ukuran raksasa mereka membuat para peneliti bertanya-tanya tentang bagaimana mahluk ini bisa tumbuh hingga sebesar itu, dan bagaimana mereka bisa menjaga tubuh mereka.

Seperti dilansir oleh Livescience, sauropod-sauropod berukuran besar membutuhkan udara dan makanan yang lebih banyak daripada mahluk-mahluk lain yang lebih kecil.

Bayangkan saja, kerabat Argentinosaurus yang berukuran lebih kecil, Mamenchisaurus, membutuhkan 100 ribu kalori per hari, untuk bertahan hidup.

Padahal nutrisi ini semuanya berasal dari dedaunan dan bahan tanaman lainnya. Mereka hanya memotong-motong dedaunan itu, sebelum menelannya. Namun, sauropod-sauropod biasanya tidak mengunyah makanan mereka.

"Mengunyah hanya akan membatasi ukuran tubuh mereka," kata P Martin Sander, Profesor paleontologi vertebrata dari University of Bonn Jerman. Seperti kebanyakan mamalia, kata dia, binatang yang mengunyah sangat bergantung pada otot dan gigi geraham untuk mengunyah makanan mereka.

Semakin besar ukuran tubuhnya, maka semakin besar energi yang dibutuhkan untuk mengunyah, dan ini tidak praktis bagi hewan sebesar sauropod yang membutuhkan banyak kalori untuk tubuhnya.

Mamenchisaurus memiliki leher panjang hingga 9 meter, membuat mereka leluasa menjangkau makanan, tanpa banyak menggerakkan tubuh mereka yang bongsor.

Ini juga didukung oleh kepala mereka yang kecil dan ringan, mengingat otak mereka diperkirakan hanya seberat 113 gram. Bandingkan dengan otak manusia yang beratnya sekitar 1,4 kg.

Padahal, bayi sauropod sendiri awalnya berukuran kecil. Telur-telur sauropod tidak lebih besar dari bola. Namun, telur ini tumbuh cepat sebesar 5,4 kg per hari.

Cepatnya pertumbuhan ini seiring dengan cepatnya metabolisme mereka. Para peneliti memperkirakan sauropod-sauropod ini pernah menjadi penduduk bumi selama sekitar 140 tahun.

sumber:
teknologi.vivanews.com
Read More >>

Sabtu, 16 April 2011

Sumber Mitologi Yunani dari Fosil Purba

Bangsa Yunani telah lama mempelajari fosil purbakala dan diperkirakan menjadikannya sebagai sumber inspirasi mitos mereka. Sepotong tulang paha makhluk purba diperkirakan telah menjadi sumber inspirasi dalam pembentukan mitos bangsa Yunani kuno.

http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2011/04/14/1842127620X310.jpg

Potongan tulang yang dikenal dengan nama tulang Nichoria itu merupakan bagian dari tubuh mamalia purba raksasa yang hidup di selatan Yunani sekitar satu juta tahun yang lalu.

Setelah orang-orang Yunani kuno menemukannya, muncullah makhluk-makhluk buas dalam mitologi Yunani klasik yang inspirasinya bersumber dari tulang tersebut.

Menurut Adrienne Mayor, seorang peneliti Classics and History of Science di Stanford University, fosil-fosil spesies purba raksasa, seperti halnya tulang Nichoria, kemungkinan besar menjadi sumber inspirasi bagi terciptanya makhluk-makhluk buas legendaris dari mitologi klasik.

Lebih lanjut, Mayor menggali akar beberapa mitos Yunani klasik dan menemukan bukti yang menunjukkan fosil prasejarah ditemukan di tempat yang sama berkembangnya mitos tentang makhluk raksasa muncul.

Mayor memperkirakan, orang Yunani kuno menemukan fosil tulang tersebut dalam batu bara muda di cekungan Megalopolis yang dalam kajian prasejarah dikenal sebagai Medan Pertempuran Para Raksasa.

"Banyaknya fosil tulang raksasa di tempat itu memunculkan mitos tetang terbunuhnya seluruh tentara raksasa oleh hantaman petir Zeus," tambah Mayor.

Tulang Nichoria sendiri ditemukan di sebuah akropolis kuno di Nichoria antara tahun 1969 dan 1975 oleh para ahli arkeologi anggota tim Minnesota Messenia Expedition.

Fakta bahwa tulang itu disimpan dalam akropolis yang berada 35 mil dari batu bara muda tempat tulang ditemukan menunjukkan bahwa bangsa Yunani kuno memiliki ketertarikan besar terhadap fosil.
source
Read More >>

Kamis, 14 April 2011

Hanya Berbekal Fosil Gigi, Para Ilmuwan Klaim Menemukan Spesies Dinosaurus Baru

Headline

Washington- Ditemukan fosil mengejutkan binatang bergigi tajam yang merajai wilayah barat Amerika Serikat, 200 juta tahun lalu. Ini menjadi spesies dinosaurus baru dalam lingkup evolusi.

"Fosil moncong pendek dan gigi depan yang miring itu milik Daemonosaurus chauliodus, dinosaurus yang belum pernah ditemukan sebelumnya. Hewan ini hidup di zaman Trias," ujar Hans-Dieter Sues dari National Museum of Natural History di Smithsonian, Inggris.

Penemuan tersebut dipublikasikan di jurnal Proceedings of the Royal Society B.

Sues yang termasuk kurator paleontologi vertebrata di museum itu mengatakan, penemuan ini membantu mengisi kesenjangan infomasi soal evolusi antara dinosaurus yang hidup di Argentina dan Brazil sekitar 230 juta tahun lalu.

“Fitur dari tengkorak dan leher Daemonosaurus mengindikasikan bahwa hewan ini berada dalam titik tengah evolusi predator di kawasan Amerika Serikat,” kata Gugat.

Salah satu fitur itu adalah rongga di beberapa tulang leher yang berhubungan dengan struktur sistem pernafasan.

Daemonosaurus ditemukan pertama kali di Ghost Ranch, New Mexico, Amerika Serikat.
source
Read More >>

Selasa, 12 April 2011

Ditemukan, Makam 'Dewa Jester' dari Suku Maya

Arkeolog menemukan makam tertua penguasa suku Maya kuno berlambang ‘Dewa Jester’ dari tahun 350 SM. Berdasarkan lambang unik itu, inilah bukti kerangka pihak kerajaan tertua di dunia.

http://static.inilah.com/data//berita/foto/1393072.jpg

Ditemukan di sebuah makam di bawah rumah penguasa di kawasan Holmul, timur laut Guatelmala, kerangka itu diperkirakan milik pria berusia lima puluhan tahun dengan kondisi kesehatan baik menjelang kematiannya.

Selain lambang Dewa Jester, di makam itu tampak pula tujuh keramik, guci, piring dan alat pembakar dupa.
“Kami pernah menemukan makam Suku Maya yang lebih tua, namun tidak pernah menemukan kuburan yang mencakup simbol kerajaan seperti ini,” kata John Tomasic dari University of Kansas, Amerika Serikat.

Di bawah situs arkeolog itu, ahli juga menemukan terowongan dengan lebar sekitar 16 inci, cukup lebar untuk dimasuki tubuh manusia. Tempat itu diperkirakan sebagai lorong menuju tempat penguburan.

Hasil penelitian ini diungkapkan pada pertemuan Society for American Archaeology di Sacramento, California, Amerika Serikat. Sebelumnya, kuburan penguasa Maya dari tahun 100 SM ditemukan di San Bartolo pada 2005.
Read More >>

Sabtu, 26 Maret 2011

Ilmuwan Temukan Kura-Kura Purba Bertaring Tajam

Headline

Siapa yang menyangka meski bertubuh kura-kura, makhluk ini miliki taring tajam layaknya mamalia yang gemar memangsa. Yang menarik, hewan itu malah vegetarian.

Ilmuwan menemukan binatang bertarung tajam mirip kura-kura, dikenal dengan nama Tiarajudes eccentricu. Meski menyeramkan, hewan itu termasuk vegetarian dan menggunakan taringnya untuk melawan predator ataupun musuh.

Ahli paleontologi vertebrata Juan Carlos Cisneros dari Federal University of Piaui di Teresina, Brazil, mengatakan kepada LiveScience, "Jika Anda bertanya kepada saya seberapa mengejutkan penemuan fosil ini, saya cuma bisa mengatakan keberadaan fosil aneh Tiarajudens eccentricus sama seperti penemuan sebuah unicorn (kuda bertanduk).”

Selain gigi bertaring tajam, makhluk itu memiliki mulut yang sepenuhnya ditutupi gigi. Karena saat hewan tersebut menjelajahi Bumi belum ada rumput,

Diperkirakan Tiarajudens eccentricu mengkonsumsi batang tumbuhan ataupun daun. Cisneros memperkirakan hewan itu memiliki kebiasan mirip sapi dan domba.

"Temuan ini menunjukkan adanya komunitas herbivora di lingkungan darat lebih dari 260 juta tahun lalu," kata Cisneros.

Penelitian itu dipublikasikan di jurnal Science edisi 25 Maret.
Read More >>