Tampilkan postingan dengan label motivasi-renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi-renungan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 April 2011

(Motivasi) Kunci Sukses Dalam Menjalani Hidup



Di suatu sore ada seorang anak kecil sedang berjalan-jalan di taman. Di saat sedang asyik-asyiknya menikmati indahnya keasrian rimbunnya pepohonan dan semilirnya angina sepoi-sepoi, langkahnya terhenti karena matanya tertangkap tingkah seorang bapak-bapak yang sedang melamun dengan tatapan mata yang kosong. Hati anak kecil itu pun treusik untuk mencari tahu apa yang membuat bapak tersebut melamun seolah-olah dunia ini sudah tidak punya harapan lagi untuk hidupnya.

“ Apa yang terjadi dengan bapak, sepertinya bapak sangat sedih ?” Tanya anak kecil itu dengan polos.
“ Anak kecil, kamu tidak akan mengerti masalah orang tua seperti saya “Jawab bapak tadi dengan malas-malasan.
“ Tapi saya ingin tahu, bapak ?” Anak kecil tadi mendesak.
“ Baiklah, saya akan beritahu kamu. Bapak sedang menyesali masa lalu. Mengapa dulu bapak tidak berusaha keras untuk saat ini”.

Setelah mendapatkan jawaban, anak kecilpun berlalu dan meneruskan perjalanan sorenya. Namun belum lama berjalan, lagi-lagi jiwanya kembali terusik dengan sikap bapak-bapak yang lain. Kali ini yang dilihat olehnya adalah seorang bapak yang mondar mandir tidak karuan. Anak kecil itu pun menghampiri bapak tersebut dan mencari tahu apa yang sedang menimpanya.
“ Apa yang terjadi dengan bapak, sepertinya bapak sangat gelisah?”
“ Anak kecil, jika kamu nanti sudah sebesar saya, kamu akan mengerti” Jawab bapak itu
“ Tapi saya ingin tahu sekarang, bapak ? “
“ Baiklah, bapak akan memberitahu kamu. Bapak sedang memikirkan masa depan bapak. Bapak takut masa depan bapak suram karena sampai saat ini bapak masih belum punya bekal apa-apa “

Sesudah itu anak kecil tersebut meninggalkan bapak yang sedang mencemaskan masa depannya. Tidak jauh dari situ, anak kecil kembali menemukan seorang bapak-bapak yang sedang sibuk bekerja. Tapi wajahnya terlihat sangat senang, tidak ada kesedihan maupun kegelisahan seperti kedua bapak yang ia jumpai tadi. Kembali pikiran anak kecil itu berkecamuk untuk mendapatkan sebuah jawaban.

“ Mengapa bapak begitu gembira, padahal bapak sedang berkerja keras ? “ Anak kecil tersebut semakin penasaran. Hanya dalam sekejap dirinya menemukan tiga bapak-bapak yang mempunyai sikap yang berbeda-beda.
“ Anakku, ketahuilah bapak tidak sedang bekerja keras tetapi bapak hanya berkerja. Dan yang membuat bapak gembira adalah karena apa yang bapak kerjakan sesuai dengan keinginan hati bapak “
“ Sebelumnya saya telah menemui seorang bapak-bapak yang sedang menyesali masa lalunya dan seorang lagi sedang mencemaskan masa depannya. Apakah bapak tidak mempunyai masa lalu dan masa depan ? “
Bapak tadi tertawa sejenak kemudian baru menjawab pertanyaan anak kecil yang memiliki rasa keingintahuan yang luar biasa.
“ Anakku, Detik Ini Akan Menjadi Masa Lalu Bagi Detik Berikutnya, Dan Detik Berikutnya Adalah Masa Depan Detik Ini. Maka Jalani Detik Ini Dengan Sebaik-Baiknya “.

Hari pun mulai malam dan anak kecil itu pun kembali keperindukan dengan segudang falsafah hidup yang ia dapatkan hari ini.

“ MENYESALI MASA LALU ADALAH KESEDIHAN, MENCEMASKAN MASA DEPAN ADALAH KEGELISAHAN
BERBUAT YANG TERBAIK UNTUK SAAT INI ADALAH KEGEMBIRAAN

Sahabat………,
Apa yang telah terjadi tidak mungkin bisa dirubah, karena waktu tidak pernah bisa berkompromi dengan manusia. Seperti kata pepatah “ Dengan waktu sedetik kita bisa membeli batangan emas, namun batangan emas tidak akan bisa untuk membeli waktu sedetik “. Untuk itu sahabatku janganlah pernah menyesali masa lalu, kita harus mengerti bahwa hidup dalam bayangan masa lalu adalah sia-sia.

Demikian juga kita tidak perlu mencemaskan masa depan. Orang-orang yang mencemaskan masa depan adalah orang-orang yang tidak mempunyai rasa percaya diri. Yang akhirnya, tidak jarang membuat mereka mencari tahu masa depannya dengan mengunjungi para tukang ramal. Apabila si tukang ramal mengatakan masa depannya baik membuat mereka siang malam menunggu datangnya hari keberuntungan itu tanpa mau berusaha dengan maksimal. Sebaliknya, apabila kata si tukang ramal bahwa nasib telah menggariskan masa depannya tidak cerah alias tidak punya masa depan maka mereka pun tak segan-segan mengeluarkan uangyang banyak untuk mengubah masa depan buruk menjadi baik dengan berbagai ritual yang harus dilakukan. Dan ini sering dijadikan oleh tukang ramal untuk mendapatkan banyak uang dengan menjual atas nama ilmu berubah nasib yang ia miliki. Ingatlah, sahabatku masa depan bukanlah nasib yang telah digariskan kepada setiap manusia apalagi ada ditangan tukang ramal.

Ada satu pepatah lagi yang kurang lebih berbunyi :
“ Walaupun nasib kita digariskan sebagai raja kalau kita tidak berusaha selamanya tetap tidak akan bisa menjadi raja. Sebaliknya walaupun nasib kita digariskan sebagai pengemis jika kita bekerja keras pasti tidak akan jadi pengemis “

JADI BAGAIMANA IDEALNYA KITA MENJALANI HIDUP?

Jangan memikirkan masa lalu dan jangan mencemaskan masa depan. Sekali lagi kita tidak bisa kembali ke masa lampau untuk membatalkan apa yang telah terjadi dan kita juga tidak bisa menghindari apa yang akan terjadi dikemudian hari. “ Saat ini, Sekarang ini “ adalah kehidupan manusia yang sesungguhnya.

Berusahalah kita sebaik-baiknya untuk saat ini dan jangan pernah mengabaikannya. Setiap detik yang terlewati selalu menyimpan berbagai peluang. Jika kita tidak memanfaatkannya maka harapan kesuksesan akan meninggalkan kita dengan airmata kegagalan.

Kekuatan untuk membangun kesuksesan ada pada saat ini, bukan pada saat berikutnya atau saat sebelumnya. Kebahagiaan hidup ada pada mengerjakan apa yang dapat kita kerjakan saat ini. Bukan mengerjakan apa yang dapat kita kerjakan pada saat sebelumnya atau sesudahnya. Dan kesuksesan hidup terletak pada apa yang kita lakukan sesuai dengan keinginan hati. Seberapapun kerasnya kita bekerja jika kita kerjakan dengan hati yang senang akan terasa ringan. Demikian juga sebaliknya, seringan apapun pekerjaan yang kita lakukan bila tidak sesuai dengan keinginan hati akan terasa berat.

” Masa Lalu adalah Lukisan Yang Telah Kusam, sedangkan Masa depan adalah Lukisan Yang Abstrak dan SAAT ini adalah Lukisan Yang Paling NYATA ”
source
Read More >>

Selasa, 19 April 2011

Tips Meningkatkan rasa Percaya Diri

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDw3oQIcGT1vqCLiSwKAxgjGJQekXZX-qx0783Ie2bVXHXrJrP-9glusE5eWKxANfDuqX0Pu61FdvscflxPDCq68Y-eAFZynjNUQA3SYZUuHHeD9nVl-J7OQr4Z0WhBLRk25q2EDDjNkE/s1600/1.jpg

Percaya Diri memberikan kita kebebasan untuk melakukan kesalahan dan mengatasi dengan kegagalan tanpa membuat diri kita tidak berharga. Jika kita memiliki rasa percaya diri, secara tidak langsung dapat meningkatkan rasa percaya diri orang lain juga.

Selain itu, kebanyakan orang segan untuk mengembalikan sesuatu hal yang dilemparkan oleh seseorang yang gugup, meraba-raba dan terlalu menyesali yang telah diperbuat. Di lain pihak, anda mungkin dengan cepat terpengaruhi oleh seseorang yang berbicara dengan jelas, yang lebih mengutamakan pikiran yang jernih, yang menjawab pertanyaan dengan pasti, dan selalu siap dan tidak malu mengakui jika dia tidak mengetahui tentang suatu hal.

jadi berapa tingkat Kepercayaan Diri anda jika bisa dinilai dengan skala 1-10? Apakah Anda termasuk memiliki kepercayaan Diri yang rendah? ada berita bagus untuk anda, ternyata rasa Percaya Diri dapat ditelaah dan dibangun.

mari kita mulai proses membangun rasa Percaya Diri. Mohon diingat tidak ada solusi instant untuk itu. Namun seperti kata pepatah; “Practice make a man perfect.” Jadi yang harus Anda lakukan adalah mencoba dan mengimplementasikan tips berikut dalam kehidupan sehari-hari.

1. Kenali rasa ketidaknyamanan Anda
Kita semua memiliki rasa ketidaknyamanan. Bisa muncul karena jerawat di muka anda, selalu menyesali, tidak nyaman pada teman-teman anda. Memberikan nama pada sesuatu hal yang dapat membuat anda merasa tidak berharga, malu atau rendah dapat membantu melawan hal-hal tersebut. Anda bisa menuliskan pikiran anda pada sehelai kertas dan ini dapat membuat perasaan Anda lebih ringan dan bahagia. Ingat tidak ada seorang pun yang sempurna.

Orang-orang disebelah Anda mungkin juga memiliki banyak rasa ketidaknyamanan yang sama dengan anda. Jika dengan menuliskan masalah anda tidak cukup membantu, anda bisa membicarakannya dengan teman dekat anda atau seseorang yang anda cintai. Membagi pikiran anda akan menolong meringankan beban yang anda tanggung sendiri.

2. Kenali kesuksesan anda 
Tidak jadi soal seberapa besar perasaan ketidaknyamanan anda, Tuhan telah memberkahi diantara kita dengen suatu bakat tertentu. Temukan sesuatu hal yang anda ahli dan jago di bidang itu dan fokuslah untuk mengembangkannya. Rendah diri adalah pernyataan pikiran yang mendeklarasikan diri anda sebagai Korban. jangan biarkan diri anda menjadi Korban.

3. Bersyukurlah atas apa yang anda miliki
waktu membuktikan akar dari perasaan ketidaknyamanan dan tidak percaya diri adalah perasaan selalu tidak cukup atas kepemilikan sesuatu, apakah itu pengakuan emosional, keberuntungan, uang, dll. Dengan mengakui dan menghargai apa yang kita miliki, anda dapat melawan perasaan tidak utuh dan tidak puas. Menemukan kedamaian dalam diri akan membangkitkan percaya diri anda.

4. Selalu berpikiran postif 
Hindari mendapatkan rasa kasihan dan simpati dari orang lain. jangan pernah membuat orang lain memiliki rasa rendah terhadap anda, mereka bisa merasa sepert itu hanya dengan seijin anda. Jika anda terus menerus benci dan merendahkan diri anda sendiri, orang akan melakukan dan menilai anda seperti itu. Anda harus berbicara positif tentang diri anda,tentang masa depan anda, dan tentang kemajuan anda.Jangan pernah takut menunjukkan kekuatan dan qualitas anda pada orang lain.

5. Berpakaian rapi
Walaupun pakaian tidak membuat orang lebih berkualitas, tapi dapat mempengaruhi cara berpikir kita terhadap diri kita sendiri. Ketika kita tidak terlihat bagus, maka perasaan anda juga tidak bagus. dan ini dapat merubah cara anda membawa diri anda sendiri dan berinteraksi dengan orang lain. Ini bukan berarti anda harus menyediakan uang yang banyak untuk belanja baju. Daripada membeli banyak pakaian murah, lebih baik membeli beberapa baju dengan kualitas tinggi. Dalam jangka waktu yang lama juga akan menghemat pengeluaran, sebab baju yang lebih bagus dan sedikit lebih mahal akan lebih kuat dibandingkan baju yang jelek dengan harga yang murah.

6. Berjalan dengan cepat 
Gaya berjalan sangat berbicara banyak tentang kepribadian anda. apakah lambat?seperti kelelahan?menyakitkan? atau enerjik? orang dengan rasa percaya diri bagus akan berjalan lebih cepat. Mereka memiliki tempat yang harus dituju, orang yang harus ditemui, pekerjaan penting yang harus dilakukan. Anda dapat meningkatkan kecepatan langkah jalan anda. Berjalan 25% lebih cepat dari sebelumnya akan dapat membuat anda terlihat dan merasa lebih penting.

7. Berikan pujian kepada orang lain 
Ketika berpikir negatif tentang diri kita, kadang kita juga melakukan hal yang sama pada orang lain dalam bentuk hinaan dan gosip. Hindari bergosip ria yang mana dapat menusuk diri anda sendiri dan berusaha memberikan pujian pada orang-orang disekitar anda. Dalam prosesnya, anda akan menjadi disukai dan dapat membangun rasa percaya diri. Dengan melihat sisi yang terbaik dari orang lain,secara tidak langsung membawa hal yang terbaik pada diri sendiri.

8. Duduk di bangku paling depan 
Orang-orang ‘Aliran belakang’ mungkin dapat bersenang-senang di sekolah atau di kuliah pada saat duduk di belakang, tapi itu tidak akan memberikan dorongan untuk membangun rasa percaya diri. Jangan pernah takut untuk diperhatikan. Dengan memutuskan untuk duduk di baris depan,anda dapat menghilangkan ketakutan yang tak beralasan karena diperhatikan dan dapat membangun kepercayaan diri anda.

9. Berbicaralah 
Penelitian membuktikan banyak orang takut berbicara atau bertanya pada grup diskusi atau acara umum. Mereka takut akan dinilai orang lain karena berbicara sesuatu yang konyol. Padahal, orang kebanyakan lebih menerima daripada yang kita bayangkan. Kenyataannya kebanyakan orang memiliki ketakutan yang sama persis. Dengan berusaha berbicara setidaknya sekali di setiap diskusi kelompok, anda akan menjadi pembicara yang bagus, lebih percaya diri tentang pikiran anda, dan akan dikenali sebagai leader oleh rekan-rekan anda.

10. Berolahraga 
Pikiran yang sehat muncul dari badan/ fisik yang sehat pula. Jika anda dalam kondisi fit, anda akan memiliki energi positif. Jika anda tidak fit, anda akan merasa tidak menarik. Ini akan menyebabkan kemerosotan akhlak. Sedikit disiplin dalam hidup anda dapat membantu banyak dalam pencapaian rasa percaya diri anda yang lebih tinggi.

11. Senyum 
Last but not the least; coba untuk tersenyum sesering mungkin. Orang selalu menyenangi wajah yang penuh senyum. Orang akan selalu welcome jika kontak dengan anda. Wajah yang selalu tersenyum akan selalu menerima kehangatan dan rasa sayang. Penerimaan yang baik dari orang lain akan meningkatkan rasa percaya diri kita.
source
Read More >>

Jumat, 15 April 2011

Tips merubah dirimu menjadi Pribadi yang lebih baik

1. Anda pikirin dulu apa sih yang mau dirubah.
contoh: anda ini seorang yang pemalu, penakut, anda ingin pandai berjualan, anda ini seorang yang bodoh dan anda ingin merubahnya menjadi seorang yang pintar, anda ingin menjadi orang yang terkenal.dan lain2

2. Ambil keputusan untuk berubah
mengambil sebuah keputusan untuk berubah inilah yang kebanyakan orang susah untuk melakukannya. mengambil keputusan ini bergantung kepada diri anda sendiri, sekarang apakah anda mau berubah???? anda sendiri yang tahu jawabannya,...

3. Belajar (Apa yang mau anda rubah)
setelah anda tau apa yang mau dirubah, kemudian anda telah mengambil keputusan untuk berubah. selanjutnya belajarlah semua hal yang bisa membuat anda berubah. misalkan anda ingin menjadi terkenal seperti tukul, sule atau yang lain. anda belajarlah dari mereka, kenapa mereka bisa terkenal??
perbanyaklah pertanyaan2 dalam diri anda, kemudian jawablah pertanyaan itu...

4. Berubahlah perlahan-lahan
dalam melakukan perubahan sebaiknya perlahan-lahan, karena bisa membuat anda cepat bosan atau jenuh. selain itu agar orang2 di sekitar anda tidak berfikir aneh tentang anda.

5. Konsistensi
dalam melakukan suatu perubahan kita harus tetap konsistensi pada apa yang mau kita rubah. Konsistensi, keteguhan terhadap tujuan, dan usaha/pengembangan yang tak kerkesudahan, tetaplah diperlukan walau seseorang telah mulai berhasil mencapai target-target dalam hidupnya. keteguhan pada prinsip, atau pun untuk hal-hal sepele, adalah garansi kesuksesan. Konsisten, konsistensi adalah kata lain untuk tidak mencla-mencle.

sekian tipsnya semoga bisa bermanfaat bagi semuanya,...
Read More >>

Rabu, 13 April 2011

Ciri-ciri Sesorang yang Selalu Berpikiran Positif

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh72pOr4GfuPtwxGDPHvP6KrWYexZwaTjP5LcyDS2KTo4TdfjWe7mARFcNvDqZswT26JJCYTkA-24VSfW8opWLhEdIuW-94BYzVsK3VcpJ8R5z_Yx6foCyDh5eN_jlBNdjdTSlDdA9g_QY/s1600/1f76lt.jpg

Melihat masalah sebagai tantangan
Bandingkan dengan orang yang melihat masalah sebagai cobaan hidup yang terlalu berat dan bikin hidupnya jadi paling sengsara sedunia.

Menikmati hidupnya
Pemikiran positif akan membuat seseorang menerima keadaannya dengan besar hati, meski tak berarti ia tak berusaha untuk mencapai hidup yang lebih baik.

Pikiran terbuka untuk menerima saran dan ide
Karena dengan begitu, boleh jadi ada hal-hal baru yang akan membuat segala sesuatu lebih baik.

Mengenyahkan pikiran negatif segera setelah pikiran itu terlintas di benak 
'Memelihara' pikiran negatif lama-lama bisa diibaratkan membangunkan singa tidur. Sebetulnya tidak apa-apa, ternyata malah bisa menimbulkan masalah.

Mensyukuri apa yang dimilikinya
Dan bukannya berkeluh-kesah tentang apa-apa yang tidak dipunyainya.

Tidak mendengarkan gosip yang tak menentu
Sudah pasti, gosip berkawan baik dengan pikiran negatif. Karena itu, mendengarkan omongan yang tak ada juntrungnya adalah perilaku yang dijauhi si pemikir positif.

Tidak bikin alasan, tapi langsung bikin tindakan
Pernah dengar pelesetan NATO (No Action, Talk Only), kan? Nah, mereka ini jelas bukan penganutnya.

Menggunakan bahasa positif
Maksudnya, kalimat-kalimat yang bernadakan optimisme, seperti "Masalah itu pasti akan terselesaikan," dan "Dia memang berbakat".

Menggunakan bahasa tubuh yang positif
Di antaranya adalah senyum, berjalan dengan langkah tegap, dan gerakan tangan yang ekspresif, atau anggukan. Mereka juga berbicara dengan intonasi yang bersahabat, antusias, dan 'hidup'.

Peduli pada citra diri
Itu sebabnya, mereka berusaha tampil baik. Bukan hanya di luar, tapi juga di dalam.
Read More >>

Selasa, 29 Maret 2011

(Renungan) Paku dan Pagar Ajarkan Kita Arti Sahabat



Pernah ada seorang anak lelaki yang berwatak buruk. Ayahnya memberi dia sekantung penuh paku, dan menyuruh memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya atau berselisih paham dengan orang lain.

Hari pertama dia memaku 37 batang di pagar, karena hari itu anak tersebut tercatat berselisih paham dengan teman temannya. Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk menahan diri, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari. Dia mendapatkan bahwa lebih gampang menahan diri daripada memaku di pagar.

Akhirnya tibalah hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebatang paku pun dan dengan Gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya. Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap kali bila dia berhasil menahan diri/bersabar.

Hari-hari berlalu dan akhirnya tiba harinya dia bisa menyampaikan kepada ayahnya bahwa semua paku sudah tercabut dari pagar. Sang ayah membawa anaknya ke pagar dan berkata: "Anakku, kamu sudah baik, tetapi coba lihat betapa banyak lubang yang ada di pagar. Pagar ini tidak akan kembali seperti semula."

Dengar arah baik baik nak. Kalau kamu berselisih paham atau bertengkar dengan orang lain, hal itu selalu meninggalkan luka seperti pada pagar ini. Kau bisa menusukkan pisau di punggung orang dan mencabutnya kembali, tetapi akan meninggalkan luka. Tak peduli berapa kali kau meminta maaf/menyesal.

Teman teman kita adalah perhiasan yang langka. Mereka membuatmu tertawa dan memberimu semangat. Mereka bersedia mendengarkan jika itu kau perlukan, mereka menunjang dan membuka hatimu. Tunjukkanlah kepada teman-temanmu betapa kau menyukai mereka
source
Read More >>

Senin, 28 Maret 2011

Wawancara dengan Setan Teroris! (2)

Lanjutan dari postingan sebelumnya Wawancara dengan Setan Teroris (1)

Beberapa waktu yang lalu saya baru saja meliput hasil wawancara seorang hamba Tuhan dengan Setan Teroris. Dan kali ini saya kembali meliput wawancara lanjutannya

Hamba Tuhan:
Jumpa lagi dengan anda Tuan setan. eee… menyambung diskusi kita tadi, saya jadi penasaran nih. Sebenarnya apa ya makna jihad dalam Islam yang anda pahami?

Setan:
Maaf saya tidak akan mengutip Alquran apalagi hadist anda. Inti jihad itu menegakkan agama Tuhan di muka bumi ini.

Hamba Tuhan:
Seperti yang dilalukan para teroris baru-baru ini di Indonesia?

Setan:
Itu bukan jihad. Itu dalam rangka menyembah setan seperti saya ini.

Hamba Tuhan:
Kan sama juga dengan perang di zaman Nabi Muhammad?

Setan:
Ow beda sekali mas. Tapi tadi sudah saya jelaskan pada wawancara anda sebelumnya.

Hamba Tuhan:
Jadi apa kata kunci dari menegakkan agama Tuhan yang anda maksudkan?

Setan:
Hidup sejalan dengan ajaran Tuhan.

Hamba Tuhan:
Kongkritnya gimana sih?. Anda bisa lebih sepesifik ?

Setan:
Perangi kejahatan, perangi ketidak adilan, perangi kebodohan, perangi kemiskinan, perangi kemunafikan, dan … yang paling tinggi dan paling berat adalah perangi hawa nafsu anda!

Hamba Tuhan:
Kenapa anda mengatakan memerangi hawa nafsu itu yang paling tinggi nilainya dan yang paling berat?

Setan:
Lho tapi itu kata Nabi anda. Makanya baca sejarah. Lalu pahami dan amalkan. Jangan cuma sok beriman. Sok berjihad.

Saya kan mengintip terus segala kegiatan Nabi anda. Bahkan setiap gerak-gerik hatinya. Saya menunggu saat-saat dia kilaf agar saya bisa masuk.

Jadi waktu itu ia katakan pada sahabatnya sehabis perang. Anda ingat perang apa ketika itu?

Hamba Tuhan:
Hmm …. Perang apa ya… Boleh lihat buku nggak?

Setan:
Ya sudah anda jangan pura-pura tahu dan mengarang. Ini juga bukan untuk dihafal. Yang Nabi anda katakan waktu itu adalah jihad yang paling berat itu adalah di sini. Nabi anda menunjuk ke dadanya. Jadi jihad memerangi hawa nafsu. Mengendalikan hati!

Anda tahu apa yang saya rasakan waktu itu?

Hamba Tuhan:
Mana saya tahu om

Setan:
Jangan panggil om! Saya ini setan!
Yang saya rasakan waktu itu adalah saya sangat tersinggung dan merasa kepanasan. Karena hati itulah sasaran empuk saya. Saya dengan teman-teman saya sering ngumpul disitu untuk menggelincirkan anda semua.

Hamba Tuhan:
Jadi hubungannya om?

Setan:
Anda ini keras kepala. Jangan panggil saya om!

Kalau hati itu sudah saya kuasai maka nyaris tidak mungkin anda dengan semua teman anda di muka bumi ini untuk menegakkan ajaran Tuhan. Karena disitulah pusat kehidupan anda. Apalagi iman anda. Itu teman-teman anda yang lagak dan tindak lahirnya seperti orang beriman benar, anda jangan tertipu. Karena saya tahu persis apa yang terbetik di hatinya. Sayalah yang menggerakkan hatinya. Agar mereka ria, agar mereka dianggap beriman, agar mereka dianggap suci. Tapi mereka tidak tahu.

Itu sebanya kehidupan anda di Indonesia ini sudah kacau balau dalam segala bidang. Bahkan dalam bidang agama itu sendiri. Rata-rata mereka menganggap jihad itu adalah perang. Mengangkat sejata. Bom bunuh diri segala. Hahaha… kami komunitas setan tertawa melihat anda semua.

Tapi perang melawan korupsi, perang melawan ketidak-adilan, perang melawan kemunafikan, perang melawan kebodohan, perang melawan kemiskinan dan seterusnya dianggap tidak jihad. Kasihan dengan umat Islam seperti kaum anda. Makanya kuasai hati anda. Jangan terpengaruh oleh bisikan saya. Dan …satu lagi, anda jangan beragama seperti kesetanan. Namanya kesetanan berarti anda sudah bersekutu dengan saya.

Saya bocorkan satu lagi rahasianya ya...

Bantu hati anda dengan akal. Itu dua kekuatan yang saya takuti. Ilmu! Itu harus anda miliki jika tidak ingin tergelincir oleh godaan saya. Nalar! Beragama juga harus menggunakan nalar. Jangan sedikit-sedikit iman. Belum apa-apa iman. Sedikit-sedikit teriak Allahu Akbar sambil mengamuk segala macam. Anda kira itu iman. Padahal saya yang menyusup. Darah anda yang terbakar itu bukan iman. Tapi sayalah yang memompanya.

Okey waktu saya tidak banyak. Saya permisi dulu ya.
Saya mau menghasut teman-teman anda dulu agar mereka lebih mengamuk lagi. Biar semuanya jadi kacau. Yang menggugat Islam dan yang membela Islam akan saya hasut semuanya agar benar-benar tidak bisa dibedakan lagi mana yang asli beriman dan mana yang tidak. Mana yang benar-benar jihad dan mana yang tidak. Termasuk saya juga akan masuk mesjid, untuk bersigayut di hati mereka yang sedang sholat. Agar benar-benar kacau semuanya. Agar benar-benar tidak bisa dibedakan lagi mana yang asli beriman dengan yang tidak antara mereka yang taat beribdah dengan yang tidak hahahaha….!

Read More >>

Wawancara dengan Setan Teroris!

Ini adalah pengalaman spiritual seorang hamba Tuhan yang sempat mewawancarai setan sehubungan dengan berbagai aski teroris di Indonesia. Berikut petikan langsungnya dari neraka:

Hamba Tuhan:
Selamat siang Tuan setan! Senang sekali bisa hadir bersama anda di sini. Oya kita langsung saja pada pokok persoalan. Bagaimana tanggapan anda terhadap aksi teroris yang akhir-akhir ini kembali marak di Indonesia?

Setan:
Saya sangat bahagia.

Hamba Tuhan:
Lho? Sama sekali anda tidak prihatin?

Setan:
Kenapa prihatin. Semakin kacau kehidupan anda di sini justru saya semakin senang. Itulah prestasi tertinggi saya. Dan itulah puncak kebahagiaan saya.

Hamba Tuhan:
Okey saya coba memahami sudut pandang anda. Tapi bagaimana anda memahami fenomena ini. Maksud saya apa sebenarnya yang bekerja di balik semua ini?

Setan:
Ya sayalah yang bekerja dibalik semua ini.

Hamba Tuhan:
Maaf anda bisa lebih spesifik?

Setan:
Ya pertanyaan anda juga harus spesifik dong!

Hamba Tuhan:
Okey. Saya akan mulai dari istilahnya. Apakah anda setuju dengan label teroris untuk umat Islam yang berjihad di jalan Tuhan?

Setan:
Saya tidak ada urusan dengan istilah yang kalian perdebatkan. Karena yang penting bagi saya bukan itu. Bukan itu target saya. Tapi kalau boleh saya berpendapat, itu istilah politik internasional. Suatu strategi untuk menggiring imajinasi sosial. Untuk membangun suatu citra bahwa Islam memang agama teroris. Agama yang menganjurkan kekerasan. Perang dan senjata.

Hamba Tuhan:
Artinya anda ingin mengatakan tidak setuju dengan label tersebut?

Setan:
Sebenarnya tidak. Tapi melihat aksi para umat Islam yang membom rumah anda kemaren, saya jadi sangat setuju.

Hamba Tuhan:
Hmm … begitu ya. Berarti menurut anda Islam sama sekali bukan agama teroris?

Setan:
Tidak. Sama sekali tidak. Islam itu ajaran yang sangat mulia. Ajaran Tuhan yang abadi. Sejak saya membangkang di sorga sampai ke akhir zaman.

Hamba Tuhan:
Tapi mereka kan juga mengamalkan apa yang dilakukan Nabi Muhammad dengan segala jihadnya di jalan Tuhan?

Setan:
Ow.. itu beda. Beda sekali mas. Di zaman Nabi Muhammad itu perang terjadi karena mereka diganggu oleh kaum kafir.

Hamba Tuhan:
Saya garis bawahi pernyataan anda: “Diganggu oleh kaum kafir.”
Berarti kalau mereka tidak mengganggu, tidak akan diperangi? Bisa dipahami begitu?

Setan:
Benar sekali. Di zaman Nabi Muhammad banyak umat lain yang hidup dalam masyarakat Islam di bawah pimpinan dia. Maaf saya tidak menyebutnya dengan panggilan "beliau". Karena sebutan itu hanya bagi anda. Saya kan setan.

Hamba Tuhan:
Ya saya maklum kok. Jadi?

Setan:
Ya jadi orang kafir yang dipahami di zaman Nabi Muhammad dengan sekarang sepertinya sudah centang prenang. Saya tidak hafal Alquran dan hadist Islam. Tapi yang ingin saya katakan, mereka tetap hidup berdampingan dengan damai. Sejauh yang saya intip waktu itu ada yang namanya Piagam Madinah. Saya tidak hafal isinya. Itu mirip dengan Pancasila di negara anda ini. Semua orang asal beragama dan menyembah Tuhan tetap dilingungi. Hanya saja mereka diwajibkan membayar pajak istilah anda sekarang.

Hamba Tuhan:
Hmm … begitu ya. Anda tahu juga sejarah Islam ya?

Setan:
Haha... anda ini goblok apa. Wong pekerjaan saya setiap detik membututi anda semua. Bahkan sejak nenek moyang anda yang bernama si Adam itu, musuh bebuyutan saya itu. Termasuk anda semua di sini.

Hamba Tuhan:
Oya jadi hubungan semua itu dengan teroris?

Setan:
Ya makanya saya sangat setuju mereka yang mengaku jihad dengan main petasan itu, maaf walaupun anda menyebutnya bom, bagi saya itu hanya sekaliber petasan. Saya sangat setuju mereka itu disebut teroris. Karena mereka cuma histeris. Semacam suasana kejiwaan yang dinamakan menggigau. Kebetulan saja objek gigauannya agama. Tapi aslinya itu bukan iman.

Hamba Tuhan:
Kenapa anda katakan itu bukan iman? Bukankah mereka dalam rangka memperjuangkan Islam. Agama Tuhan?

Setan:
Haha .. anda beruntung sebenarnya berdialog langsung dengan setan seperti saya seperti ini. Karena langsung dari sumber yang valid. Berbeda dengan debat antara anda dengan teman-teman anda semua yang rata-rata goblok semua soal ini. Saya kasi tahu rahasianya ya. Kalau itu iman, godaan saya tidak akan bisa masuk. Contoh saja di zaman Nabi Muhammad dulu, wah… itu saya benar-benar kewalahan. Mereka benar-benar beriman. Apa saja yang mereka lakukan dalam rangka iman. Mau saya serang melalui hati mereka, wah .. tambah susah lagi. Saya kepanasan di situ. Karena hati mereka selalu mengigat Tuhan. Dan isi hatinya nyaris baik-baik semua. Tidak ada niat mengejar iming-iming segala macam. Murni untuk Tuhan. Jadi di hati yang seperti itu saya benar-benar tidak bisa masuk. Backing mereka langsung Tuhan.

Sudah berkali-kali saya menyamar dan menipu mereka, tapi tetap gagal.Kenapa? Karena kebeningan iman mereka membuat Tuhan cemburu bila mereka saya goda. Jadi Tuhan langsung kasi tahu pada mereka bahwa mereka sedang saya tipu. Walah …. Susah benar perjuangan saya waktu itu.

Tapi sekarang?
Wah … gampang benar!
Karena rata-rata kaum anda sekarang nyaris tidak ada yang beriman. Hanya sok beriman. Makanya mudah saya gelincirkan. Mata, hati dan .... lebih-lebih pikiran mereka,  sudah saya butakan dan saya ganti dengan yang lain. Tapi mereka seolah-olah melihat iman, seolah-olah melihat Tuhan, seolah-olah melihat pahala, seakan-akan sudah masuk sorga hahahaha…!

Hamba Tuhan:
Jadi andalah sebenarnya aktor dibalik semua ini?

Bersambung di posting Selanjutnya..... >> KLik 



Ditulis Oleh: Erianto Anas
Read More >>

Jumat, 25 Maret 2011

Kasih Sayang Seorang Ibu

Kasih Sayang Seorang Ibu

Saat kau berumur 15 tahun, dia pulang kerja ingin memelukmu.
Sebagai balasannya, kau kunci pintu kamarmu.

Saat kau berumur 16 tahun, dia ajari kau mengemudi mobilnya.
Sebagai balasannya, kau pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa peduli kepentingannya.

Saat kau berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telepon yang penting.
Sebagai balasannya, kau pakai telepon nonstop semalaman.

Saat kau berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kau lulus SMA.
Sebagai balasannya, kau berpesta dengan temanmu hingga pagi.

Saat kau berumur 19 tahun, dia membayar biaya kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama.
Sebagai balasannya, kau minta diturunkan jauh dari pintu gerbang agar kau tidak malu di depan teman-temanmu.

Saat kau berumur 20 tahun, dia bertanya, “Dari mana saja seharian ini?”
Sebagai balasannya, kau jawab, “Ah Ibu cerewet amat sih, ingin tahu urusan orang!”

Saat kau berumur 21 tahun, dia menyarankan satu pekerjaan yang bagus untuk karirmu di masa depan. Sebagai balasannya, kau katakan, “Aku tidak ingin seperti Ibu.”

Saat kau berumur 22 tahun, dia memelukmu dengan haru saat kau lulus perguruan tinggi.
Sebagai balasannya, kau tanya dia kapan kau bisa ke Bali.

Saat kau berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu.
Sebagai balasannya, kau ceritakan pada temanmu betapa jeleknya furniture itu.

Saat kau berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencananya di masa depan.
Sebagai balasannya, kau mengeluh, “Bagaimana Ibu ini, kok bertanya seperti itu?”

Saat kau berumur 25 tahun, dia mambantumu membiayai pernikahanmu.
Sebagai balasannya, kau pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km.

Saat kau berumur 30 tahun, dia memberikan beberapa nasehat bagaimana merawat bayimu. Sebagai balasannya, kau katakan padanya,”Bu, sekarang jamannya sudah berbeda!”

Saat kau berumur 40 tahun, dia menelepon untuk memberitahukan pesta ulang tahun salah seorang kerabat. Sebagai balasannya, kau jawab, “Bu, saya sibuk sekali, nggak ada waktu.”

Saat kau berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu.
Sebagai balasannya, kau baca tentang pengaruh negatif orang tua yang menumpang tinggal di rumah anak-anaknya.

Dan hingga suatu hari, dia meninggal dengan tenang. Dan tiba-tiba kau teringat semua yang belum pernah kau lakukan, karena mereka datang menghantam HATI mu bagaikan palu godam.

JIKA BELIAU MASIH ADA, JANGAN LUPA MEMBERIKAN KASIH SAYANGMU LEBIH DARI YANG PERNAH KAU BERIKAN SELAMA INI DAN JIKA BELIAU SUDAH TIADA, INGATLAH KASIH SAYANG DAN CINTANYA YANG TULUS TANPA SYARAT KEPADAMU.
Read More >>