Tampilkan postingan dengan label Dunia Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Kuliner. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Juli 2010

10 Makanan Pembangkit Gairah Seks


APHRODISIAC alias makanan pembangkit gairah seringkali disangkal para ahli. Namun banyak orang percaya pada keampuhan makanan dimaksud. Sebagian menyatakan, dari bentuk, wangi, dan tekstur memberi rasa seksi di lidah, bisa membangkitkan selera.

Beberapa jenis aphrodisiac malah bisa menaikkan suhu tubuh dan menambah energi. Intinya, selain mempertajam rasa, aphrodisiac adalah sumber terbaik untuk menjaga vitalitas hormon seksual.

Coba saja hidangkan makanan yang dapat menjadi pembangkit gairah seksual berikut.

1. Madu
Madu kaya akan boron, semacam mineral yang dapat menambah kadar testosteron dalam darah sehingga kemampuan seksual pun meningkat. Dalam madu juga mengandung vitamin B yang baik untuk produksi testosteron.

2. Tiram
Tiram seringkali dipercaya sebagai pembangkit gairah seksual yang cukup ampuh. Ternyata ini disebabkan kandungan zinc yang sangat tinggi dalam tiram. Zinc sangat baik untuk membantu produksi hormon testosteron dan membangkitkan gairah seksual.

3. Bawang Putih
Di balik bau yang tajam, bawang putih yang memiliki kandungan zinc dan allicin sangat berguna meningkatkan sirkulasi darah dan meningkatkan produksi sperma.

4. Ara
Konon, ara adalah buah favorit Cleopatra. Ia memiliki manfaat membangkitkan rangsangan seksual. Orang Yunani umumnya mengaitkan buah ara dengan kesuburan dan seksualitas.

5. Cokelat
Cokelat murni memiliki banyak kandungan anandamide (bahan kimia yang memperbaiki mood) dan PEA atau phenylethylamine yang membantu produksi dopamine (pusat kenikmatan di otak) sehingga sangat membantu untuk mencapai orgasme.

Selain itu, kandungan tryptophan dalam kakao juga menjadi neurotransmitter bagi serotonin yang memberikan rasa relaks dan tenang.

6. Basil
Dibalik aroma istimewa dari salah satu jenis daun yang biasa dipakai sebagai bumbu masak, basil juga dapat membangkitkan hasrat seksual.

7. Pisang
Pisang kaya akan potassium, magnesium dan vitamin B. Vitamin B sangat berperan memperbaiki sirkulasi darah, mengoptimalkan hormon seksual dan meningkatkan hasrat seksual.Kandungan enzim bromeliad dan mineralnya dapat meningkatkan libido pria.

8. Alpukat
Dipercaya suku Aztec sebagai pohon testis melihat dari bentuk buah alpukat yang bergantung sepasang mirip dengan buah pelir. Namun kemudian diketahui bila alpukat memiliki kandungan asam folat, vitamin B6 dan potassium yang juga dapat meningkatkan sistim imun.

9. Almon
Aromanya dipercaya dapat membangkitkan gairah wanita. Namun sebetulnya, almon yang kaya akan magnesium, serat, dan vitamin E, memiliki fungsi mengoptimalkan hormon seksual dan memperbaiki sirkulasi darah.

10. Asparagus
Asparagus memiliki kandungan potasium, serat, vitamin B6, vitamin A, vitamin C, thiamin, dan asam folat yang cukup baik, sehingga meningkatkan histamin yang penting untuk mencapai orgasme pada pria maupun wanita.
Read More >>

7 Herbal yang membuat tubuh menjadi kebal

Menurut para ahli kesehatan dengan pendekatan holistik alami, menjaga kekebalan tubuh sebenarnya dapat dimulai dengan memelihara dan mempertahankan kesehatan sistem pencernaan.
Dengan kondisi sistem pencernaan yang baik, penyerapan nutrisi dari setiap makanan yang dicerna menjadi lebih mudah. Pencernaan yang sehat juga dapat menetralisasi racun serta melawan bakteri dan virus yang membahayakan tubuh.
Supaya sistem pencernaan tetap oke, ada banyak cara bisa dilakukan selain makan secara teratur dengan gizi berimbang. Salah satunya adalah mengonsumsi jenis-jenis makanan yang meningkatkan kekebalan. Berikut adalah tujuh jenis makanan yang membuat tubuh Anda secara alami mampu menolak penyakit.

1. Bawang putih: Bahan aktifnya, allicin, berperan sebagai antivirus dan antibakteri. Zat ini dapat membersihkan liver sehingga pada gilirannya akan membersihkan darah serta merangsang produksi sel darah putih.
www.haxims.blogspot.com
2. Jahe: Tumbuhan ini mengandung sejumlah zat penting yang dapat menghangatkan tubuh, membuat badan berkeringat, mengatasi demam, dan menetralisasi racun. Jahe juga memicu pelepasan lendir dan efektif untuk melegakan pernapasan dan saluran paru. Jahe juga sering digunakan untuk obat sakit perut karena fungsinya sebagai pembersih.
www.haxims.blogspot.com
3. Madu: Cairan ini adalah antibiotik alami sekaligus sebagai antiseptik. Madu juga mengandung zat pemacu kekebalan tubuh serta beragam vitamin dan mineral seperti B-kompleks, vitamin C, D, E, dan propolis. Madu juga dapat mengatasi problem tenggorokan, alergi, asma, dan masalah pernapasan lainnya berkat kemampuannya mengatasi iritasi.
www.haxims.blogspot.com
4. Cayenne atau Cayenne Pepper: Makanan yang satu ini memiliki kadar vitamin C, A, B, kalsium, dan potasium tinggi. Selain itu, cayenne juga bisa merangsang sirkulasi darah dan dikenal dapat mengobati sejumlah penyakit pencernaan.
www.haxims.blogspot.com
Kayak cabe merah, ya, gan…
5. Acidophilus dan bifidus: Dikenal sebagai bakteri baik, mikroba ini berperan menekan pertumbuhan bakteri jahat dalam usus, memperbaiki fungsi kekebalan serta merangsang produksi vitamin K. Dua jenis bakteri ini dapat ditemukan dalam yogurt atau kefir.
:
6. Sayuran hijau: Sayuran berwarna hijau gelap seperti kale, swiss chard, dan bayam mengandung vitamin B12, asam folat, potassium, vitamin A, C, dan K, yang semuanya dikenal bisa meningkatkan kekebalan tubuh.
www.haxims.blogspot.com
7. Asam dan alkalin: Campuran asam atau alkalin yang seimbang diklaim memperbaiki pencernaan dan membantu penyembuhan.
Contohnya, Anda dapat membuat minuman perasan lemon yang dicampur air hangat.

source
Read More >>

Kamis, 08 Juli 2010

Mitos Ganja Dalam Dodol Aceh


"Saya ingin mencicipi dodol atau kari kambing dicampur ganja," demikian pernyataan yang kerap diungkapkan pendatang ketika menginjakkan kakinya di Aceh.

Pernyataan yang seakan-akan telah menyatukan antara "Aceh dengan ganja" itu juga diakui Wakil Gubernur Aceh, Muhammad Nazar.

"Saya juga pernah mendengar itu," katanya. Akan tetapi, menurut dia, hanya orang-orang yang tidak paham dan mengetahui persis proses peracikan bumbu kari kambing atau dodol Aceh, lantas mengidentikkan dengannya dengan ganja.

Padahal citra rasa lezat, yang dihasilkan makanan itu, kata Muhammad Nazar karena kelihaian orang Aceh meracik bumbu dan membuat makanan lezat.

"Yang pasti, enaknya dodol, gulai kambing atau sapi serta aromanya kopi Aceh itu bukan karena campuran ganja, tapi dasarnya bahwa masyarakat Aceh pintar masak dan usaha kuliner," katanya.

Menurut Muhammad Nazar, kalaupun ada masyarakat yang mencampur bumbu itu dengan daun atau biji ganja, itu hanya sebatas "kenakalan" orang per orang.

Ia sangat menyayangkan tindakan beberapa gelintir orang di Aceh merusak kuliner Aceh, yang saat ini makin dikenal di seluruh Indonesia.

Untuk itu, ia berharap semua pihak bersatu untuk memerangi pemahaman bahwa makanan Aceh enak, karena dicampur ganja sebagai "penyedap". Apalagi, sudah menjadi kesepakatan bersama bahwa ganja "haram" digunakan.

Pohon ganja di Aceh bukan jenis tanaman yang dibudidayakan masyarakat, tapi merupakan tanaman yang tumbuh sendiri di hutan-hutan karena provinsi ini memiliki lahan yang subur.

"Kita mengakui selain tumbuh sendiri, pohon ganja ditanam oknum masyarakat secara sembunyi-bunyi di kawasan hutan belantara Aceh," katanya menyebutkan.

Akan tetapi yang mendorong warga untuk menanam tanaman "haram" itu karena alasan kemiskinan, selain sulitnya membudidaya tanaman produktif.

"Ada juga yang ingin "cepat kaya" dengan pohon ganja. Tapi yakinlah tidak ada orang yang bisa kaya dengan menanam atau mengedarkan ganja. Sebaliknya, akan tambah menderita ketika polisi menangkapnya dan memenjarakan," kata Muhammad Nazar.

Pemerintah Aceh melalui dukungan berbagai lembaga telah menargetkan untuk membebaskan provinsi berpenduduk sekitar 4,6 juta jiwa itu dari tanaman ganja.

"Kami menargetkan Aceh terbebas dari tanaman ganja pada 2015, bersamaan akan dilakukan pembasmian tumbuhan itu secara gencar dengan melibatkan berbagai komponen masyarakat masyarakat dan aparat keamanan," kata Muhammad Nazar.

Wagub menjelaskan tanaman ganja telah menimbulkan pandangan jelek tentang Aceh, karenanya penting keterlibatan seluruh elemen masyarakat bersama-sama dengan aparat penegak hukum untuk memberantasnya.

Pemerintah Aceh dengan dukungan lembaga donor, telah menyiapkan program alternatif sebagai peganti tanaman ganja yang sebagian memang menjadi usaha oknum masyarakat.

Diharapkan melalui program pembangunan alternatif pengganti tanaman ganja di daerah yang sebelumnya tercatat sebagai ladang, maka masyarakat bisa beralih dengan tanaman produktif seperti jagung, cabai dan aneka produk pertanian lainnya.

Ia mencontohkan program pembangunan alternatif di salah satu "lumbung" ganja di kawasan Lamteuba, Kecamatan Seulimeum Kabupaten Aceh Besar, sudah berhasil dan ke depan juga dicoba seperti di Aceh Tenggara.

Di pihak lain, Muhammad Nazar menyatakan prihatin tingginya angka kriminalitas akibat pengaruh narkotika sepanjang beberapa tahun terakhir di provinsi ujung paling barat Indonesia ini.

Perkembangan kasus

Data kepolisian menyebutkan jumlah kasus Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang terjadi pada tahun 2006 sebanyak 477 kasus, 599 kasus (2007), kemudian menurun menjadi 583 kasus (2008) dan 562 kasus Januari-Nopember 2009.

Sementara tersangka narkotika sebanyak 650 orang (2006), tercatat 829 orang (2007), sebanyak 755 tersangka 2008 serta Januari-Nopember 2009 tercatat 730 tersangka.

Jumlah tersangka berdasarkan jenis kelamin, yakni Januari 2006 hingga Nopember 2009 tercata 2.849 tersangka laki-laki dan 118 adalah perempuan.

Usia pelaku di bawah 15 tahun yakni dua orang (2008) dan 15-19 tahun sebanyak 168 pelaku pada Januari 2006-Nopember 2009. Kemudian usia 20-24 tahun sebanyak 780 orang, usia 25-29 tahun berjumlah 841 pelaku. Selanjutnya usia 30 ke atas dari tahun 2006 sampai Nopember 2009 sebanyak 1.174 pelaku.

Para pelaku kejahatan narkotika (pengedar dan pengguna) tercatat dari kalangan pelajar, mahasiswa dan profesi lainnya.

Muhammad Nazar yang juga Ketua Badan Narkotika Provinsi (BNP) Aceh, menyatakan penyalahgunaan narkoba saat ini sudah mengkhawatirkan dan tidak hanya orang dewasa yang menjadi korban, tapi anak-anak dan remaja.

Oleh karena itu, komitmen global pemberantasan, pencegahan penyalahgunaan narkotika dalam bentuk perang terhadap upaya peredaran gelap serta penyalahgunaan narkotika harus dilakukan secara serius.

"Tapi, sangat ironis jika pada tataran masyarakat belum sadar, maka semua hanya teori belaka. Karena itu perlu disertai perhatian semua elemen dan dukungan perangkat hukum secara sinergis guna memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika," katanya menambahkan.

Ada tiga hal pokok dalam penanggulangan narkotika, pertama yakni mencegah jatuhya korban atau bertambahnya jumlah pecandu narkotika. Kedua, mengobati para korban (pecandu).

Ketiga, penegakan hukum yaitu memberikan sanksi yang seberat-beratnya bagi produsen dan pengedar narkotika. Peringatan HANI yang dilaksanakan setiap tahun merupakan momentum bagi semua negara di dunia untuk secara bersama-sama menanggulangi masalah narkotika.

Upaya pemberantasan penyalahgunaan narkotika, pemerintah meningkatkan partisipasi aktif masyarakat luas untuk menggerakkan dan memerangi narkotika, melalui tema hidup sehat tanpa narkotika.

Kalangan ulama Aceh mengajak masyarakat khususnya generasi muda untuk bersatu "berperang" melawan narkoba, karena saat ini pengaruh penyalahgunaan zat psikotropika tersebut dinilai cukup mengkhawatirkan.

"Saya mengimbau dengan kesadaran tinggi untuk membersihkan Aceh, terutama generasi muda dari pengaruh atau penggunaan narkoba. Mari, mulai saat ini kita menyatakan `perang` terhadap barang haram itu," kata Sekjen Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA), Tgk Faisal Ali.

Para ulama Aceh telah mengeluarkan fatwa haram tentang penggunaan narkoba, termasuk ganja. "Beberapa tahun lalu, para ulama kita mengeluarkan fatwa haram penggunaan narkoba dalam bentuk dan jenis apapun," katanya menambahkan.

Salah satu dampak dari pengaruh narkoba, Faisal Ali menyebutkan terjadinya peningkatan kasus kriminal, angka perceraian juga meningkat.

"Kasus-kasus kriminal saya pastikan sebagai pengaruh pengunaan narkoba. Orang mabuk bisa membunuh, merampok dan mencuri serta menganiaya. Penggunaan narkoba juga telah menyebabkan perceraian dalam rumah tangga," kata dia mencontohkan.

Narkoba juga telah menyebabkan "manusia" bisa menjadi "binatang" karena terpengaruh oleh alam tidak sadar. "Sekali lagi, saya mengajak agar masyarakat terutama generasi muda segera meninggalkan narkoba jika memang sudah terlanjur sebagai pengguna," kata Faisal Ali yang juga Ketua PWNU Aceh.

Aceh tidak hanya sekedar menghilangkan pengaruh ganja sebagai "bumbu masak" tapi benar-benar melenyapkan tanaman "haram" itu tumbuh di sentaro daerah berjuluk Serambi Mekah itu pada 2015. berita8.com
Read More >>