ada pedih yang menyelinap saat mengetahui tentangmu
ada tanya yang menyeruak
kemana gerangan pemimpin negeri ini
saat membaca tentangmu yang ingin bersekolah namun tak mampu karena kemiskinan dan terpaksa bunuh diri
sementara disisi lain rekening petinggi yang obesitas mewarnai pemberitaan di negeri ini
selamat jalan basyir
maafkan aku, maafkan merah putih
maafkan indonesia yang melahirkanmu ,
namun tak bisa memberi apa yang menjadi hakmu
selamat jalan sobat kecil
semoga damai bersamamu disana
dalam peluk bidadari dan malaikat
yang membawamu kesekolah yang kau inginkan
selamat jalan sobat kecil
bila kau sempat, jenguklah para pemimpin negeri ini
dan katakan dengan lantang pada mereka
jangan pernah ada basyir kecil lain yang terpaksa bunuh diri karena tak bisa bersekolah didera kemiskinan
Selamat jalan sobat kecil
bila kau cium wangi melati dipusaramu hari ini,
Itu adalah tangis duka dan doaku yang kutitip pada angin dingin dan kabut untuk diletakkan dipusaramu
Selamat jalan basyir
tuhan tahu mana yang terbaik buatmu
maafkan kami tuhan… maafkan…
Sumber : Kompasiana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar